Selasa, 13 Mei 2025

Sultan Mahmud badaruddin II

Alamat: JI. Sultan Mahmud Badarudin, 19 llir, Bukit Kecil

Mulai dibangun: 1823

Dibuka: 1984

Provinsi: Sumatera Selatan

Fungsi: Museum

Gaya arsitektur: Gaya Kerajaan Hindia

Kota: Palembang, Sumatera Selatan


A. SEJARAH

Museum Sultan Mahmud Badaruddin II adalah museum di kota PalembangSumatera SelatanIndonesia. Museum ini didirikan di bekas bangunan rumah residen kolonial Sumatera Selatan abad ke-19. Bangunan ini juga menjadi gedung dinas pariwisata Palembang.

Sebelum jadi museum, tempat ini dulunya adalah lokasi Kuta Lama, yaitu istana Sultan Mahmud Badaruddin I yang memimpin Kesultanan Palembang pada tahun 1724–1758. Tapi, pada 7 Oktober 1823, istana Kuta Lama dihancurkan oleh pemerintah kolonial Inggris. Hal ini dilakukan sebagai hukuman atas kejadian pembantaian di penginapan Belanda di Sungai Alur,  


                                       




setelah pembongkaran istana Kuta Lama di lakukan, sebuah gedung baru segera di bangun di atas tempat yang sama yang selesai pada tahun 1824 dan diberi nama Gedung Siput. Bangunan ini terus mengalami perubahan, termasuk dibangunnya gedung baru bertingkat dua dengan gaya campuran antara arsitektur tropis Hindia dan rumah tradisional Palembang (rumah bari). Tahun 1825, gedung itu mulai digunakan sebagai kantor residen kolonial. Pada tahun 1920-an, gedung ini direnovasi dan ditambahkan kaca di beberapa bagian.





Saat Perang Dunia II, gedung ini dipakai oleh tentara Jepang sebagai markas militer. Setelah Indonesia memperoleh kemerdekaannya pada tahun 1945, bangunan ini sempat digunakan sebagai markas TNI, yaitu Kodam II/Sriwijaya dalam jangka periode yang terbilang singkat, sebelum diserahkan ke pemerintah kota Palembang. Akhirnya, pada tahun 1984, gedung ini diubah menjadi museum.

Beberapa koleksi awal museum ini berasal dari rumah bari (rumah tradisional limas), yang sebelumnya menjadi bagian dari Museum Balaputradeva. Koleksi tersebut kemudian dipindahkan ke Museum Sultan Mahmud Badaruddin II.


B. KOLEKSI

Museum ini menyimpan berbagai benda bersejarah dari Sumatera Selatan, seperti:

  • Tekstil tradisional




  • Senjata


  • Pakaian adat


  • Kerajinan tangan


  • Koin kuno


Di halaman museum juga ada peninggalan dari zaman Kerajaan Sriwijaya, seperti patung

 Ganesha dan Buddha.


C. KUNJUNGAN

Museum Sultan Mahmud Badaruddin II dibuka setiap Senin hingga Jumat mulai pukul 07.30 hingga 16.00 WIB, sementara pada akhir pekan, museum beroperasi dari pukul 09.00 hingga 15.00 WIB. Dengan harga tiket yang terjangkau—Rp1.000 untuk pelajar, Rp2.000 untuk mahasiswa, Rp5.000 untuk masyarakat umum, dan Rp20.000 untuk wisatawan asing—pengunjung dapat menelusuri perjalanan sejarah Palembang, dari kejayaan Sriwijaya hingga masa kolonialisme.



source: 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Sultan Mahmud badaruddin II

Alamat: JI. Sultan Mahmud Badarudin, 19 llir, Bukit Kecil Mulai dibangun: 1823 Dibuka: 1984 Provinsi: Sumatera Selatan Fungsi: Museum Gaya a...